Keragaman budaya yang ada di Indonesia tentunya memberi warna tersendiri bagi karya budaya setiap daerah. Dari keragaman itulah akhirnya kita bisa menikmati indahnya keunikan budaya yang ditampilkan dari masing-masing daerah. Begitu juga dalam hal kain batik. Ada begitu banyak ragam jenis kain batik yang ada di pelosok nusantara ini. Tak terkecuali kain batik asal kota Mojokerto Jawa timur.

Keunikan batik Mojokerto adalah pada nama-nama coraknya yang sangat asing dan mungkin terdengar sedikit aneh di telinga bagi sebagian orang. Misalnya motif batik Gedeg Rubuh, motif batik Matahari, motif batik mrico bolong, motif batik Pring Sedapur, motif batik Grinsing, atau motif batik Surya Majapait.

Masih ada banyak motif batik yang diciptakan oleh pengrajin kain batik yang ada di Mojokerto. Namun, untuk saat ini batik Mojokerto yang sudah di patenkan menjadi motif batik asal Mojokerto ada 6 motif , yakni Motif batik Pring Sedapur, Mrico Bolong, Sisik Gringsing, Koro Renteng, Rawan Indek dan Matahari.

Jika kita telusuri sejarah pembuatan motif batik pada pengrajin batik yang ada di Mojokerto, dapat dilihat bahwa desain kain batik Mojokerto lebih banyak menggunakan corak alam yang ada dalam kehidupan manusia. Misalnya motif Pring Sedapur merupakan gambar rumpun bambu dengan daun-daun menjuntai. Ada burung merak bertengger. Warna dasarnya putih dengan batang bambu warna biru. Sedangkan daunnya warna biru dan hitam. Demikian pula motif Gedeg Rubuh, coraknya mirip seperti anyaman bambu yang miring. Sementara kain batik Mrico Bolong, motifnya berupa bulatan merica berlubang.

Sangat menarik sekali mengamati setiap motif yang terdapat dalam kain baik asal Mojokerto Jawa Timur ini. Selain cara penyebutan jenis batik yang unik, desain gambar batik yang cenderung menggunakan warna tanah, memberikan kesan klasik pada setiap kain batik asal Mojokerto.

sumber gambar: indonesiaberprestasi.web.id